30 Apr 2016
26 Okt 2014
Prinsip Kerja Potensiometer dan Fungsinya
ElektronikaPrinsip Kerja Potensiometer dan Fungsinya - Potensiometer (POT) terdiri dari sebuah elemen resistif yang membentuk jalur (track) dengan terminal di kedua ujungnya. Sedangkan terminal lainnya (biasanya berada di tengah) adalah Penyapu (Wiper) yang dipergunakan untuk menentukan pergerakan pada jalur elemen resistif (Resistive).
Pergerakan Penyapu (Wiper) pada Jalur Elemen Resistif inilah yang mengatur naik-turunnya Nilai Resistansi sebuah Potensiometer. Elemen Resistif pada Potensiometer umumnya terbuat dari bahan campuran Metal (logam) dan Keramik ataupun Bahan Karbon (Carbon).
Berdasarkan Track (jalur) elemen resistif-nya, Potensiometer dapat digolongkan menjadi 2 jenis yaitu Potensiometer Linear (Linear Potentiometer) dan Potensiometer Logaritmik (Logarithmic Potentiometer).
Fungsi-Fungsi Potensiometer:
1. Sebagai pengatur Volume pada berbagai peralatan Audio/Video seperti Amplifier, Tape Mobil, DVD Player.
2. Sebagai Pengatur Tegangan pada Rangkaian Power Supply
3. Sebagai Pembagi Tegangan
4. Aplikasi Switch TRIAC
5. Digunakan sebagai Joystick pada Tranduser
6. Sebagai Pengendali Level Sinyal
25 Okt 2014
Pengertian Hukum Kuadrat Terbalik
Fisika HukumPengertian Hukum Kuadrat Terbalik - Hukum kuadrat terbalik adalah hukum fisika apa pun yang menyatakan besarnya suatu kuantitas atau kekuatan fisika berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dari sumber pemancarnya.
Hukum kuadrat terbalik umumnya berlaku ketika suatu gaya, energi, atau kuantitas kekal lainnya dipancarkan secara radial dari sumbernya. Karena luas permukaan sebuah bola (yang besarnya ) sebanding dengan kuadrat jari-jari, maka semakin jauh kuantitas tersebut dipancarkan dari sumber, semakin tersebar dalam sebuah daerah yang sebanding dengan kuadrat jarak dari sumber. Dengan demikian, kuantitas yang melewati satu satuan luas berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dari sumber.
5 Agu 2012
Rumus Fisika Percepatan
| Percepatan adalah perubahan kecepatan per satuan waktu |
- Keterangan:
a = percepatan (m/s2)F = Gaya (N)
m = Massa (kg)
1 Agu 2012
Mengenal Sosok Albert Einstein Lebih Dalam

September : kelanjutan
papernya bulan Juni yang sampai pada kesimpulan rumus termahsyurnya : E = mc2,
yaitu bahwa 
